Inilah Aku

Mungkin kamu berfikir saya itu seorang yang sangat sensitif, dan mungkin itu iya.
Bagiku mendengar suara mu serasa kau di sampingku.
Tetapi, karena seringnya saya menghubungimu   kamu merasa tak punya waktu untuk yang lain.
Bercerita denganmu mengenai hari-hari yang saya alami begitu indah bagiku.
Mengapa?? Saya tak punya teman cerita seutuhnya tentang saya kepada siapapun.
Beberapa orang saya bisa terbuka mengenai hal-hal yang mampu saya bicarakan.

Tetapi, kamu mesti tahu begitu banyak hal yang tak ada seorang pun yang tahu.
Diriku mnecoba membuka diri kepada lelaki yang menjadi kekasih.
Tapi, saya merasa kisahku hanya sebagian yang bahagia.
Kadang dalam hatiku bertanya.
“Apakah pantas saya menceritakan kisah sedihku kepadanya?”
Bagiku itu hal yang pantas.
Namun saya begitu malu dan tak ingin seseorang merendahkanku akan kisahku.
Kini saya ingin belajar biarlah dia mengetahui kisah yang bahagia agar dia tersenyum.
Daripada dia tahu kisah yang umumnya sedih.
Inilah aku yang selalu membutuhkanmu, yang selalu rindu akan dirimu.
Tetapi tak ingin kau anggap dia remeh, merendahkannya, apalagi mengasihaninya.
Karena dia ingin menjadi kuat.

0 komentar:

Posting Komentar